Wednesday, May 29, 2013

Bagaimakah ayam kita mencerna makanannya?


Sahabat Saung Ayam Hias Bogor,
Pernahkah kita membayangkan bagaimana makanan yang kita berikan bisa dicerna oleh alat pencernaan ayam, apakah jenis makanan yang kita berikan cocok dengan alat pencernaan ayam kita, atau bisa jadi selama ini kita hanya buang-buang uang untuk makanan yang kita beli dan tidak murah pula harganya, padahal ayam kita tidak bisa mencernanya dengan baik karena makanan yang kita berikan sebenarnya tidak cocok dengan model alat pencernaan ayam kita.
Setiap jenis hewan memiliki model alat pencernaan yang berbeda.Katakanlah untuk jenis ruminansia seperti kambing, sapi, kerbau, dan sejenisnya, alat pencernaan mereka lebih rumit. Sedang untuk jenis unggas alat pencernaannya relative lebih sederhana.
Pada dasarnya proses pencernaan adalah proses penguraian bahan makanan menjadi zat-zat makanan dalam saluran pencernaan agar dapat diserap dan digunakan oleh jaringan-jaringan tubuh. Didalamnya terjadi proses yang bersifat mekanis dan kimiawi, dan berjalannya proses ini sangat dipengaruhi oleh banyak factor.
Kalau kita lihat cara unggas mengambil makanannya, mereka mengambil makanan dengan paruhnya dan menelannya begitu saja, tidak ada proses penghancuran terlebih dahulu. Makanan tersebut kemudian disimpan di dalam tembolok untuk dilunakkan. Proses pelunakan ini dibantu oleh getah pencernaan yang ada di proventrikulus (saluran sebelum ampela).
Penggilingan baru dilakukan di dalam ampela, tidak ada enzim pencernaan yang dikeluarkan oleh ampela, jadi proses yang berlangsung di sini hanya proses mekanis untuk memperkecil partikel-partikel makanan.
Selanjutnya makanan bergerak melalui lekukan usus yang disebut duodenum, yang secara anatomis sejajar dengan pankreas. Di sini pankreas mengeluarkan getah pankreas dalam jumlah banyak yang mengandung enzim-enzim amilolitik, lipolitik dan proteolitik. Guna enzim-enzim tersebut adalah untuk menghidrolisa pati, lemak, proteosa dan pepton. Turut berperan pula dalam proses ini empedu hati yang mengandung amilase. Artinya di sini terjadi proses kimiawi. Dimana bahan makan dirubah menjadi zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh.
Prosesnya belum selesai, karena di usus halus bahan makanan masih dirposes lagi secara kimiawi dengan bantuan getah usus halus. Getah usus halus yang mengandung erepsin dan beberapa enzim kerjanya adalah memecah gula, menyempurnakan pencernaan protein, dan menghasilkan asam-asam amino. Pemecahan gula diperlukan agar gula yang berada dalam bahan makanan (berupa disakharida)dirubah menjadi gula sederhana (monosakharida) yang kemudian dapat diserap oleh tubuh. Penyerapan dilaksanakan melalui villi usus halus.
Pernah lihat ayam kita (maaf) kencing? Nggak akan … karena unggas tidak mengeluarkan urine cair. Urine (air kencing) pada unggas mengalir kedalam kloaka (dubur) dan dikeluarkan bersama-sama kotoran (feses).
Saluran pencernaan yang pendek pada unggas menyebabkan proses pencernaannya berlangsung relative cepat, hanya berlangsung lebih kurang 4 jam saja.

Bagaimana ayam kita mencerna karbohidrat
Saluran pencernaan yang demikian pendek, menyebabkan unggas mendapatkan kesulitan untuk mencerna serat kasar karena perjalanan makanan yang begitu cepatnya maka jasad renik di dalam usus ayam mempunyai waktu sedikit untuk mengerjakan karbohidrat yang kompleks. Artinya pekerjaan mereka tidak bisa diselesaikan, karena waktunya yang pendek. Artinya lagi, kebanyakan serat kasar akan terbuang begitu saja tanpa termanfaatkan oleh tubuh unggas. Itulah sebabnya ayam tidak perlu banyak makan sayuran, toh tidak akan sempat dicerna. Yang diperlukan pada karbohidrat untuk unggas adalah pati yang kemudian akan dipecah menjadi yang selanjutnya akan dipecah lagi menjadi gula-gula sederhana, terutama glukosa. Gula-gula sederhana adalah hasil akhir dari pencernaan karbohidrat. Pati dan gula mudah dicerna oleh unggas sedangkan pentosan dan serat kasar sulit dicerna.

Bagaimana ayam kita mencerna Lemak
Pada dasarnya, lemak masih bisa dicerna dengan baik  oleh unggas, namun jumlah yang diperlukan tidak terlalu banyak. Kalau lemak berkebihan maka akan disimpan sebagai cadangan. Kalau itun terjadi artinya ayam-ayam kita menjadi kegemukan. Salah satu efeknya nanti produksi telurnya akan berkurang.

Bagaimana ayam kita mencerna Protein
Protein yang ada dala kandungan pakan akan dipecah ke dalam bentuk yang lebih sederhana, yaitu menjadi asam-asam amino. Zat-zat inilah yang kemudian digunakan ayam kita untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan pada tubuhnya.

Bagaimana ayam kita mencerna Zat-zat Mineral dan Vitamin
Zat-zat mineral dalam saluran pencernaan tidak perlu dicerna lagi melainkan keduanya dilarutkan, yaitu mineral dan vitamin ini berubah dari bentuk pada ke bentuk cair. Prose situ terjadi di dalam ampela. Kulit kerang dan grit misalnya dilarutkan di bagian tersebut.


Demikian yang bisa saya sajikan untuk saat ini, semga bermanfaat …

No comments:

Post a Comment