Monday, May 20, 2013

Perseteruan Dua Tetangga




Kalau namanya sedang musuhan, apa pun yang dilakukan oleh musuh kita, cenderung kita nilai sebagai tindakan yang negatif.  Jeleknya lagi, kalau lagi musuhan kita selalu melihat kejelekan dan kesalahan yang dilakukan oleh seteru kita, sementara itu kita selalu merasa bagus dan benar semua yang kita lakukan ....

Begitu halnya dengan dua tetangga yang tak jauh jauh amat letaknya dari negeri kita ... Pemerintah Korea Utara baru-baru ini menilai pertemuan antara Presiden Korea Selatan Park Geun-hye dan Presiden AS Barack Obama belum lama ini tak ubahnya pertemuan antara majikan dan pelayannya.

Padahal kunjungan Presiden Park pada 6-9 Mei 2013 ke Amerika Serikat dinilai banyak kalangan menuai sukses besar, karena dalam kunjungan itu kedua negara sepakat tidak akan memberi konsesi apa pun saat berurusan dengan Korea Utara. Nah lho ... pantesan Korut jadi berang .... tuh kan , kalau lagi musuhan memang kayak begitu ...

Padahalnya lagi, katanya, Presiden Park yang sempat berpidato di depan Kongres AS menekankan agar Korea Utara menghentikan ambisi nuklirnya dan mengajukan proposal perdamaian setelah ketegangan yang terjadi selama beberapa bulan ini. Namun, juru bicara Komite Reunifikasi Damai Korea Utara memiliki penilaian sebaliknya. Tuh kan ... apa saya bilang .... Gak akan ada titik temu, yang ada selalu saling berseberangan. Orang lagi musuhan!!!

Malah pihak Korut, melalui juru bicaranya berkomentar, "Kunjungan itu adalah sebuah perjalanan menjijikkan dari seorang pelayan untuk menyenangkan majikannya, demi mempererat perlawanan terhadap Korea Utara," Dia tambahkan lagi, bahwa "Pernyataan arogan Park hanya akan memperuncing eskalasi di antara kedua Korea. Pertemuan itu juga merupakan awal dari rencana invasi ke Korea Utara," tambah dia.
Wah wah wah ..... gimana ini?

No comments:

Post a Comment