Tak terasa dua tahun sudah saya "menggeluti usaha" ternak ayam hias ... 18 Oktober tahun ini adalah ulang tahun ke-2 Saung Ayam Hias Bogor. Pasang surut perjalanan sudah dirasakan walaupun usia 2 tahun belum bisa dijadikan ukuran untuk sebuah pengalaman. Yang dirasa adalah bertambahnya wawasan tentang beternak ayam hias dengan berbagai aspek di dalamnya, mulai dari tehnik perkandangan, pemeliharaan dan perawatan ternak, pemberian pakan, ekstra pakan, dan obat2an, serta masalah hubungan dengan pembeli, penjual, dan rekan peternak lain, semua diperoleh melalui interaksi yang nyata baik langsung ataupun sekedar melalui dunia maya. Intinya adalah kejujuran dan keinginan untuk memberi yang terbaik kepada semua sahabat. Saling berbagi dan berprasangka baik adalah modal yang sangat berarti dalam melanjutkan semua yang sudah dimulai ini, semoga ke depannya bisa memberi manfaat yang lebih baik lagi, baik untuk saya sendiri dan keluarga,maupun untuk sahabat semua yang secara langsung ataupun tidak langsung terus berinteraksi dengan Saung Ayam Hias Bogor ....
Terimakasih sahabat untuk semua perhatian dan kepercayaannya selama ini ....
Berbagi pengalaman seputar hobbi dan bisnis ayam hias. Kami juga menyediakan berbagai macam ayam hias berdasar pesanan. Sampaikan pesanan anda melalui 0857 7544 9239 / 0821 2211 1676. Alamat : Jl. Pahlawan Gg. al Falah no.39 rt.02/16 - Bondongan, Kota Bogor. 15 menit dari Kebun Raya Bogor.
Thursday, October 24, 2013
Saturday, July 20, 2013
Penyebab kematian dini pada ayam
Sahabat saung ayam hias Bogor … hati siapa yang tak akan sedih
kalau melihat anak-anak ayam kesayangan kita kelihatan lesu, tidak bergairah,
kemudian satu persatu mati pada usia dini …
Di bawah ini kita coba mengupas apa saja penyebabnya sehingga
hal itu terjadi.
Kematian Dini pada ayam biasanya terjadi pada umur 1-12 hari,
Penyebabnya biasanya karena kepanasan, kelaparan, kedinginan,
kehilangan cairan tubuh, keracunan gas amoniak yang berasal dari kotorannya,
keracunan gas asam arang, terkena penyakit menular atau karena kecelakaan.
Anak ayam yang kelaparan berat badannya terus menurun, menjadi kurus dan mati,pada minggu
pertama. Gejalanya, anak ayam tampak lesu, bulu badan berdiri kaku, jalannya
lemah, menyendiri. Anak ayam itu juga segan makan karena tak mampu bersaing
dengan yang lainnya, sehingga badannya bertambah lemahdan gampang terkena
penyakit.
Anak ayam yang kedinginan tampak bergerombol, kondisi ini bisa merupakan suatu gejala
penyakit. Semua anak ayam tampak lesu dan sayapnya terkulai. Kondisi
kedinginan, selain kurangnya suhu, juga bisa karena penyakit seperti tetelo.
Sebaliknya, jika
kepanasan anak ayam akan berpencar. Jika terlalu lama kepanasan anak ayam akan terkena dehidrasi
atau kekurangan cairan tubuh, sehingga lemas dan mati, Gejala anak ayam mengalami
dehidrasi adalah tampak lesu, matanya redup, sukar mengeluarkan tinja, dan
kurus. Selain kepanasan, penyebab dehidrasi juga adalah akibat kekurangan minum karena tempat minum tidak
terjangkau olehnya. Dehidrasi juga bisa
disebabkan penyakit mencret (diare).
Anak ayam yang keracunan amoniak biasanya mengosok-gosokkan
mukanya ke bagian kandang, matanya berair, terdapat nanah pada kornea mata,
selaput lendir mata rusak, pernapasan terganggu, badan menjadi kurus, karena
tidak ada nafsu makan,. Amoniak muncul karena kotoran ayam jarang
dibersihkan. Sirkulasi
udara yang kurang baik akan menyebabkan
terjadinya penumpukan gas beracun tersebut di dalam kandang. Selain keracunan
amoniak, anak ayam bisa keracunan gas asam arang yang timbul karena ventilasi
yang jelek sementara kandang
terlalu padat. Anak ayam yang
terkena keracunan gas asam arang akan nampak terhuyung-huyung, kejang-kejang
lalu mati,. Penyakit yang bisa menimbulkan kematian dini pada anak ayam adalah
tetelo, pilek coryza, diare, cacar, cacingan, kekurangan vitamin B1, dan D.
Untuk mencegah gangguan serta timbulnya penyakit, kandang
harus dibersihkan secara rutin
dan program imunisasi dilakukan pada anak ayam sejak berumur 4 hari.
Setelah berumur 2 bulan, anak ayam ini disebut anak ayam lepas
sapih, pada umur ini anak ayam sudah tidak membutuhkan induk alam atau induk
buatan. Kondisi tubuhnya relatif sudah lebih kuat dan sudah bisa dilepas,
sebaiknya dilakukan vaksinasi ND kedua kalinya agar tubuhnya memiliki antibodi
melawan tetelo. Dalam pengumbaran di kandang ren, sebaiknya anak ayam diberi
pakan 2-3 kali sehari. Pertama, pada pagi hari ketika keluar kandang, Kedua,
pada siang hari saat di umbaran, Ketiga, satu jam sebelum masuk kandang untuk
tidur. Di kandang umbaran harus tersedia
air yang tak terbatas atau mencukupi. Selain itu disediakan grit berupa kulit
kerang atau pasir yang dapat membantu ayam mencernakan makanannya.
Demikian
sekedar info yang saya coba bagikan kepada sahabat sekalian, semoga bermanfaat.
Sumber : http://arnoldfarm.blogspot.com/2012/12/penyebab-kematian-dini-pada-ayam.html
Sunday, July 14, 2013
Ayam Mutiara (Guinea Fowl)
Sahabat saung ayam hias bogor, satwa indah yang satu ini berasal
dari daratan Afrika dan banyak menghuni Savana dan semak belukar secara
berkelompok. Di habitat aslinya, unggas yang bertanduk ini memakan serangga dan daun-daunan. Dan hebatnya lagi, unggas yang biasa dipanggil ayam mutiara ini bisa digunakan sebagai semacam “watch dog” karena ia akan
mengeluarkan suara yang keras dan berisik apabila ada hewan/orang asing
memasuki kawasannya. Tapi hati-hati, ayam mutiara ini bisa terbang, namun ia lebih suka tinggal
dan bertelur di atas tanah.
Bagaimana membedakan jenis kelamin jantan dan betinanya? Mengingat bentuk tubuhnya yang hampir sama, untuk membedakannya kitab bisa melihat dari bentuk tanduknya. Ayam mutiara jantan memiliki tanduk yang lebih besar dan arahnya tegak ke atas. Sedangkan tanduk mutiara betina arahnya membengkok ke belakang.
Ayam Mutiara juga dikenal memiliki sifat sangat setia pada pasangannya,
sehingga apabila pasangannya mati maka ia akan stres dan dalam waktu akan
mati juga. Meskipun lebih sering hidup berpasangan, adakalanya seekor jantan
bisa memiliki dua ekor betina.
Ayam mutiara ini bertelor satu periode sekali dalam satu tahun, biasanya antara bulan April sampai dengan Agustus. Selama periodenya, satu betina mampu bertelur sampai 60 butir.
Demikian informasi yang saya berikan kepada anda, semoga bermanfaat.
sumber : http://beguron.blogspot.com
Subscribe to:
Posts (Atom)


